PLEASE VISIT :
BATIK KHASANDY
there are a lot of Batik materials waiting for you, from Batik Cap until Batik Tulis with Natural Dyer.

Tuesday, January 14, 2014

Insurance : Finding The Right One

Few days ago, a friend sent me some line messages asking about wether i had found and picked the right insurance for myself. She asked me that question because she read my article about Insurance in MommiesDaily.com few months ago. 

Di artikel tersebut saya menyebutkan bahwa asuransi seharusnya dibuat dan disusun terpisah dengan investasi, karena yang namanya investasi akan lebih maksimal dong apabila dimanage sendirian, tanpa harus memperhitungkan biaya asuransi, karena asuransi sendiri kan tidak mahal. Awal mula saya mencari asuransi tersebut adalah ketika Mas Suami belum memiliki asuransi (dan tabungan, thanks to me Istri Boros) kecuali Askes yang diberikan oleh Kantor. Tadinya saya mengusulkan supaya Mas Suami ambil investasi murni saja melalui instrumen Reksadana. Jumlahnya memang nggak seberapa besar tetapi kalau tujuannya buat jangka panjang (InsyaAllah) bisa buat bayar sekolah anak-anak kami (nantinya, berhubung sekarang belum diberikan anak :P). Tetapi berhubung fasilitas Askes dari kantor tidak bisa mengcover kebutuhan kami (nantinya apabila ada sesuatu, semoga tidak sih!), mau tidak mau Mas Suami harus ambil asuransi. 

Sayangnya Mas Suami ini quite conservative. Dia nggak mau dan nggak berani kalau harus membeli asuransi murni yang nantinya uangnya akan hilang kalau tidak kami claim (padahal harapannya kan tidak ada yang sakit?). Dia lebih memilih mengambil Asuransi yang ada nilai investasinya, karena uang yang kami taruh di asuransi tersebut nggak akan hilang walaupun kami nggak claim apapun selama kami menjadi client.

Bagaimana dengan saya sendiri? 

Awalnya sih saya mengambil asuransi murni dari perusahaan asuransi yang cukup ternama, yang waktu itu tawarannya saya dapatkan melalui seorang telemarketer. Biayanya nggak terlalu besar sih, sekitar Rp 139,500,- setiap bulannya, yang akan didebet dari Kartu Kredit saya dengan salah satu fasilitasnya ialah santunan harian Rp 400,000,- per hari apabila saya masuk rumah sakit. Berhubung saat itu saya sedang giat-giatnya mencari asuransi kesehatan yang murni, saya langsung mengiyakan tawaran itu. 

Tidak lama setelah itu, saya ambil 1 asuransi lagi yang kali ini merupakan unitlink, dimana ada nilai investasinya, tetapi nilai tunjangan kesehatannya tidak terlalu besar, sehingga nantinya dalam 10 tahun nilai investasi saya akan meningkat sekitar 10-20%. Alasan saya mengambil ini semata-mata karena mengejar tunjangan kesehatan yang mungkin tidak saya dapatkan sekaligus untuk menabung (apabila saya resign dari pekerjaan saya sekarang). Well, we never know what are going to happen in the future, right? 

Walaupun begitu, saya agak menyesal sih mengiyakan tawaran telemarketer untuk membuka asuransi kesehatan murni. Pasalnya setelah ngobrol dengan teman saya tersebut, saya baru tahu ada asuransi kesehatan murni yang nilainya jauuh lebih murah dari asuransi yang saya sudah ambil, dengan fasilitas yang jauh jauh jauh lebih menguntungkan! 

So, you better googling more and more before you decided something! And do not trust a telemarketer before you do some research about the product they promoted. Selain karena mungkin ada pilihan yang lebih baik, mengurus claim asuransi tanpa ada "agen" yang kamu kenal itu jauuh lebih susah daripada proses joinnya. 

Wednesday, August 14, 2013

Related Posts with Thumbnails